“Tembok Gudang SDA Jaksel Jebol Akibat Hujan Deras: Kesaksian Warga”

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 21 Mei 2025 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denis, seorang warga berusia 25 tahun, menjadi saksi mata ketika tembok gudang milik Dinas Sumber Daya Air (SDA) di Jalan AUP Rawa Minyak, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, ambrol pada hari Rabu (21/5). Peristiwa ini terjadi akibat curah hujan tinggi yang melanda kawasan tersebut.

Menurut penuturan Denis, tanda-tanda keretakan tembok sudah tampak jelas sebelum roboh, ditandai dengan air deras yang menyembur keluar dari celah-celah dinding. Air tersebut adalah akumulasi air hujan yang terhambat alirannya ke saluran pembuangan, diduga kuat karena adanya penyumbatan oleh sampah.

“Kami sudah memperingatkan, airnya sudah keluar dari sela-sela tembok. Motor-motor juga sudah kami pindahkan,” ungkap Denis kepada kumparan, Rabu (21/5).

Tembok tersebut akhirnya runtuh sekitar pukul 10.42 WIB. Denis menduga bahwa banyaknya sampah yang terbawa arus air menjadi faktor pendorong utama robohnya tembok.

“Tiba-tiba saja tembok itu jebol. Seperti ada dorongan tsunami sampah dari dalam. Kursi rusak tiga, toples pecah, bahkan baju-baju dagangan hanyut,” jelas Denis, yang saat kejadian sedang berjaga di sebuah toko seluler.

Baca Juga :  Kapolres Tanjung Priok Banjir Pujian NU Jakut: Kamtibmas Terjaga!

Meski demikian, Denis meyakinkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Hanya beberapa sepeda motor yang terparkir di tepi jalan sempat tumbang akibat terjangan air.

“Kejadiannya sangat cepat, motor-motor di sini langsung berjatuhan. Untungnya tidak ada yang tertimpa,” tambahnya.

Selain itu, toko milik Denis juga terkena dampak langsung dari luapan air kotor dan sampah yang masuk akibat tembok yang jebol. Nasib serupa juga dialami oleh dua toko lainnya di sekitar lokasi.

“Kalau hanya air saja mungkin tidak akan sekuat itu tekanannya. Tapi tadi itu, sampah dari dalam yang menekan tembok hingga akhirnya roboh,” jelas Denis.

Denis, yang sebelumnya santai menjaga tokonya, kini disibukkan dengan membersihkan sisa-sisa lumpur dan sampah yang masuk ke dalam tokonya.

Sementara itu, tidak jauh dari lokasi toko Denis, petugas PPSU, SDA, hingga BPBD tengah berupaya keras menangani dampak dari jebolnya tembok. Dua alat berat dikerahkan untuk memperbaiki kerusakan dan membersihkan saluran air yang tersumbat.

Baca Juga :  Ledakan Pelabuhan Iran: Getaran Dahsyat Terasa Hingga Radius 50 Km!

Petugas dari Dinas Pertamanan juga terlihat sibuk menangani pohon tumbang yang tersangkut di kabel listrik.

Sebelumnya, Lurah Pasar Minggu, Melita, menjelaskan bahwa intensitas hujan yang sangat tinggi menyebabkan peningkatan volume air secara signifikan. Kondisi inilah yang kemudian memicu robohnya tembok.

“Tadi intensitas hujannya cukup tinggi. Volume airnya juga sangat tinggi. Tembok yang memang sudah cukup tua usianya akhirnya jebol,” kata Melita saat ditemui di lokasi kejadian.

Perlu dicatat, tembok tersebut bukanlah tanggul penahan air. Namun, akibat curah hujan yang ekstrem, air tergenang di balik tembok tersebut. Aliran air hujan yang deras menuju saluran air di dekat tembok menjadi penyebab utama robohnya konstruksi tersebut.

Dari rekaman CCTV yang beredar, terlihat jelas bagaimana air awalnya merembes keluar dari lubang-lubang kecil di balik tembok. Tak lama kemudian, tembok tersebut roboh dan air meluap ke jalan, menerjang tiga toko yang berada di seberang tembok.

Berita Terkait

Tragedi EgyptAir 990: Misteri Jatuhnya Pesawat ke Samudra Atlantik & Dugaan Kesengajaan Kopilot
Gempa Bumi Bengkulu Magnitudo 6,3 Guncang Dini Hari, Warga Panik
Imigrasi Soekarno-Hatta Cegah 264 Calon Haji Ilegal Terbang
Israel Kembali Kepung Rumah Sakit Gaza: Situasi Kritis!
Gempa Sumedang Magnitudo 3,7: Analisis Penyebab, Dampak, dan Mitigasi
Demo di Patung Kuda Jakarta Pusat Hari Ini: Polisi Imbau Warga Hindari Monas
Hujan Lebat Saat Pemakaman Suami Najwa Shihab, Keranda Dipayungi
Duka Mendalam Najwa Shihab: Melepas kepergian Suami Tercinta di Tengah Hujan

Berita Terkait

Jumat, 23 Mei 2025 - 12:01 WIB

Tragedi EgyptAir 990: Misteri Jatuhnya Pesawat ke Samudra Atlantik & Dugaan Kesengajaan Kopilot

Jumat, 23 Mei 2025 - 08:56 WIB

Gempa Bumi Bengkulu Magnitudo 6,3 Guncang Dini Hari, Warga Panik

Kamis, 22 Mei 2025 - 17:13 WIB

Imigrasi Soekarno-Hatta Cegah 264 Calon Haji Ilegal Terbang

Kamis, 22 Mei 2025 - 02:21 WIB

Israel Kembali Kepung Rumah Sakit Gaza: Situasi Kritis!

Rabu, 21 Mei 2025 - 23:57 WIB

Gempa Sumedang Magnitudo 3,7: Analisis Penyebab, Dampak, dan Mitigasi

Berita Terbaru

Education And Learning

Temuan Studi Harvard: Indonesia Negara Terkembang Tercepat di Antara 22 Negara

Jumat, 23 Mei 2025 - 12:12 WIB

Urban Infrastructure

Bengkulu Terguncang: Gempa Dahsyat Rusak Ratusan Rumah Warga

Jumat, 23 Mei 2025 - 11:04 WIB