Apakah kamu suka mengoleksi banyak buku di rumah? Apakah buku-buku tersebut hanya dibaca sekali dan hanya disimpan saja setelah dibaca? Padahal kalian bisa memanfaatkannya sebagai ladang usaha jasa penyewaan buku.
Peluang untuk membuat usaha penyewaan buku sangatlah besar. Minat literasi orang Indonesia juga terbilang tinggi, tetapi banyak yang tidak mampu untuk membeli buku secara langsung. Oleh karena itu, adanya penyewaan buku bisa menjadi solusi yang sangat tepat untuk memenuhi kebutuhan membaca karena lebih murah atau bahkan ada yang gratis.
Buku-buku yang hanya disimpan saja serasa tidak berguna sehingga lebih baik untuk membuka jasa sewa buku. Namun, sebelum membuka bisnis jasa sewa buku, kamu perlu memperhatikan beberapa tips di bawah ini!
1. Susun dalam sebuah rak yang bersih dan cantik
Buatlah penampilan ruangan peneyewaan buku yang rapi dan enak dipandang. Kamu bisa menggunakan rak dengan warna yang kalem, seperti putih, hitam, atau krem sebagai tempat penyimpanan. Susunlah buku dengan rapi dan tambahkan tag sesuai jenis buku, misalnya buku novel atau buku nonfiksi.
Lakukan juga pembersihan rak dan buku-buku secara rutin dari debu yang menempel. Jangan sampai pengunjung atau peminjam merasa tidak nyaman ketika berkunjung ke tempat penyewaan buku yang kamu miliki. Buatlah susunan menjadi rapi dan estetik agar lebih menarik!
Baca Juga: Mengenal Kemitraan dalam Bisnis: Definisi, Jenis, dan Manfaatnya
Baca Juga: Mengenal Kemitraan dalam Bisnis: Definisi, Jenis, dan Manfaatnya
2. Sampul semua buku agar terhindar dari basah dan kotoran
Jangan biarkan koleksi bukumu disimpan begitu saja tanpa adanya tambahan sampul. Kamu harus menyampul buku dengan plastik khusus atau stiker adhesive yang akan membuat buku lebih awet, terutama pada bagian cover. Lagi pula, harga sampul atau stiker buku saat ini sangat terjangkau dan akan lebih baik jika kamu menggunakannya untuk bekal membuat penyewaan buku.
Pada sampul buku juga bisa diberi tag mengenai nama jasa penyewaan bukumu. Adanya sampul pada buku juga akan menghindari dari basah atau lembap sehingga buku akan tetap dalam kondisi yang sangat baik.
3. Beri kode agar sebagai tanda pengenal
Beri juga kode pada masing-masing buku sebagai penanda yang akan memudahkanmu untuk mendata buku yang sedang dipinjam atau yang tidak. Label kode ini bisa kamu letakkan pada bagian atas sampul atau pada bagian samping. Kode tidak perlu besar, yang penting bisa terbaca dan teridentifikasi dengan baik.
Pemberian kode juga akan memudahkan kamu untuk mengembalikan buku pada rak. Misalnya kode “N-12” artinya novel yang berada di urutan 12. Buatlah sebuah kode yang menarik dan juga memudahkanmu sebagai owner penyewaan buku.
4. Membuat buku anggota khusus bagi peminjam
Setiap anggota yang hendak meminjam buku, ada baiknya untuk memiliki buku anggota khusus. Hal ini artinya kamu harus siap menyiapkan budget untuk membuat buku anggota agar bisa melakukan pendataan dengan mudah. Kamu juga bisa membuat buku anggota yang cantik dan menggemaskan agar mudah dikenali oleh orang lain.
Adanya buku anggota ini juga akan memudahkanmu untuk menghitung berapa banyak pelanggan yang datang. Pencatatan waktu pinjam dan wkatu pengembalian juga akan lebih diingat oleh penyewa. Tidak lupa juga untuk memberikan kolom denda apabila ada yang telat mengembalikan buku atau membuat kerusakan pada buku.
5. Berikan denda jika tidak dikembalikan tepat waktu
Buatlah sebuah peraturan yang tegas saat kamu membuka jasa penyewaan buku. Salah satu peraturan yang bisa kamu terapkan adalah denda atau sanksi jika penyewa mengembalikan buku lebih dari waktu yang ditetapkan. Adanya denda ini akan membuat mereka menjadi lebih berhati-hati dalam meminjam dan juga bisa memiliki disiplin waktu untuk mengembalikan buku.
6. Berani meminta tanggung jawab apabila buku hilang atau rusak
Peraturan yang juga harus kamu terapkan saat membuka jasa penyewaan buku yaitu memberikan sanksi apabila terjadi kerusakan atau buku yang hilang. Sanksi yang bisa kamu tetapkan bisa berupa uang sejumlah harga buku atau juga membawa buku serupa yang baru. Penetapan sanksi ini akan membuat penyewa memiliki efek jera dan akan menjaga buku selanjutnya dengan baik.
Sebagai pihak jasa penyewaan buku, sikap tegas seperti ini memang harus bisa kamu terapkan. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan bahwa ada oknum nakal yang akan membuat koleksi bukumu menjadi rusak. Jadi, jangan lupa memberitahukan mengenai peraturan ini pada para penyewa, ya!
Membuka usaha sewa buku memang menjadi ide bisnis yang cemerlang. Apalagi jika kamu memiliki banyak buku yang menggunung dengan berbagai genre. Hal ini bisa membuat penyewaan bukumu seperti sebuah perpustakaan mini.
Sebelum benar-benar membuka bisnis jasa sewa buku, perhatikan beberapa tips di atas agar usahamu semakin lancar serta tidak merugi. Jadi, sudah siap buka jasa penyewaan buku?
Baca Juga: 7 Teknik Baca Buku yang Membuatmu Bisa Menyerap Ilmu Tanpa Ngantuk
Baca Juga: 7 Teknik Baca Buku yang Membuatmu Bisa Menyerap Ilmu Tanpa Ngantuk